Lompat ke isi utama

APA YANG AKAN ANDA BERI SEBAGAI WARISAN UNTUK PESERTA KELAS FITNES GRUP ANDA?

by Bevan James Eyles

fitness-legacy
fitness-legacy

Saat pertamakali mengajar di tahun 1999, Saya bertemu seorang Instruktur yang bagaikan ratu lebah, dia bagaikan cahaya yang menarik kunang-kunang berkumpul mengikuti latihan di kelasnya. Seakan-akan bab “Koneksi” di buku Manual Bagi Instruktur Les Mills ditulis karena dia. Sebuah bab tentang bagaimana instruktur dapat menciptakan konektivitas yang menyenangkan dengan peserta kelas mereka.

Relasi mereka sangatlah luar biasa. Peserta bahkan akan menelepon Front Desk untuk memberitahu bilamana mereka tidak dapat datang untuk mengikuti kelas sang Instruktur. Saat ini saya sudah mengajar selama 20 tahun dan walaupun saya menganggap diri saya memiliki koneksi dan relasi yang baik, tetapi belum pernah ada peserta yang menelepon gym untuk mengabari bahwa mereka sangat menyesal tidak dapat datang.  

Hampir selama 18 bulan saat dia mengajar di gym kami, saya beruntung dapat mengamati tingkat komitmen yang dilakukan sang Instruktur untuk membina koneksi yang sukses dengan para peserta. Namun ada hal yang mengecewakan dalam kisah ini, - yaitu saat sang Instruktur tidak lagi mengajar kelas, maka hilanglah juga para peserta kelas tersebut dari gym kami.  

Sang Instruktur pindah ke kota lain, jadi kasusnya bukan karena para peserta tersebut mengikuti dia pergi. Tetapi kehilangan sang Instruktur membuat gym kami sepi, dan para peserta kami kehilangan semangat dan dorongan untuk berolahraga. Mereka sangat bergantung kepadanya untuk aktif dan bersemangat, sehingga saat dia pergi, begitu pula semangat mereka pupus.

Saya ingat manajer saya saat itu mengajak saya berdiskusi tentang fenomena ini, dan akhirnya kami sampai pada satu kesimpulan bahwa “Inilah sebab kenapa kita harus mulai memikirkan tentang apa yang kita tinggalkan sebagai warisan dan tradisi” Dia menjelaskan bahwa makna sebenarnya dari warisan adalah apa yang kita tinggalkan sebagai tradisi saat kita pergi. Sebuah warisan adalah saat anda dapat memberikan pengaruh besar, dan pengaruh itu tetap ada dan jadi tradisi bahkan saat anda sudah tiada.

Sebagai seorang Instruktur, konsep kreatif sebuah pemikiran adalah bentuk dari peninggalan dan warisan. Kita semua ingin punya kelas yang sukses, dan saat kita berpikir pada tingkatan yang lebih tinggi, kita mulai memikirkan bagaimana agar pengaruh positif kita dapat selalu nyata dan bertahan lama.

Warisan peninggalan anda harus dapat membantu peserta pemula untuk mulai menyukai olahraga. Warisan anda dapat berupa perbaikan atau pengembangan cara melatih yang dapat diikuti Instruktur baru dan memberi pengaruh lebih besar lagi untuk peserta di masa mendatang. Bagaimana mengembangkan gym anda untuk lebih sukses dalam mengajak orang berolahraga. Bagaimana menciptakan relasi dan koneksi yang menyenangkan bagi seluruh pihak di sekitar kita. Pengaruh baik yang jadi warisan kita akan meningkatkan kualitas kita lebih dari sekedar jadi Instruktur hebat.

Pembicaraan -20 tahun lalu- dengan manajer saya ini selalu ada dalam pemikiran saya, dan saya selalu mencoba membangun karir saya dengan keinginan agar dapat meninggalkan pengaruh baik yang menjadi warisan dan tradisi bagi dunia fitnes dan kebugaran yang tetap akan ada bahkan setelah saya tidak lagi di dalamnya.

Sudahkah anda mencoba untuk memikirkan pengaruh baik apa yang ingin anda tinggalkan sebagai warisan? Apa saja yang anda perlukan? Beberapa pertanyaan yang dapat anda pikirkan, misalnya: Apa yang anda inginkan seseorang katakan tentang pengaruh anda bagi mereka? Langkah kecil apa yang dapat segera anda mulai sebagai warisan anda?

Ingatlah bahwa pekerjaan yang akan anda lakukan hari ini adalah sebuah kesempatan. Kesempatan menciptakan pengaruh untuk mengubah dunia, dengan cara yang tak terbayangkan, -bahkan saat anda tidak ada disana. Warisan anda adalah kekuatan mereka. 

BEVAN JAMES EYLES berasal dari Christchurch, NZ, dan saat ini masih tinggal disana. Mulai mengajar di tahun 1999, dan turut berlomba dalam delapan kali kompetisi Ironman dan juga lomba-lomba marathon. Dengarkan podcast nya.