Lompat ke isi utama

PEMANDANGAN DARI BARIS BELAKANG

by Alana Shortt

newbie
newbie

Kelas 1

Dance, Senin, 1.30-2.30

Bagaimana perasaan anda setelah mengikuti kelas:

Badan saya sakit semua. Tadi pagi saya cari info di google “Haruskah anda berolahraga saat badan anda sakit?” dan membaca tentang DOMS. Demi mengetahui 3 pak sport bra saya sudah sampai setelah saya meninggalkan rumah, setidaknya saya jadi agak bersemangat.

Bagaimana tanggapan orang lain mengenai kebiasaan baru anda ini:

Bermacam-macam reaksi mereka. Ada yang tertawa histeris (sambil berkata “saya nggak ngebayangin kamu punya koordinasi atau apalah itu namanya”) dan ada yang mendukung (sambil berkata“saya sangat kagum sama kamu” pesan singkat dari teman baik saya dan “Ya! Saya juga mau! Saya member sebuah gym sejak Oktober tapi belum pernah mulai! Pakai baju apa?” ini dari Manager saya)

Seberapa termotivasinya anda ingin berlatih:

Termotivasi dengan cara yang mengejutkan. Saya rasa kuncinya adalah saya merasa nyaman di kelas; ini YMCA, bukan Barry`s Boot Camp, dan semua orang di situ seumuran kamu Joe. Memang ya, ada orang yang lebih fit daripada saya, ada juga yang nggak fit, ada yang kelebihan berat badan, ada yang menitipkan anaknya di penitipan anak untuk bisa berlatih selama sejam, dan rasanya itu wajar. Gym adalah tempat yang asing bagi saya, tapi senang rasanya, saya tidak merasa asing di sini.

Seperti apa pengaruhnya bagi suasana hati anda:

Rasanya saya puas setelah melakukan latihan pertama saya setelah 8 tahun, dan kalau dipikir-pikir lagi rasanya LUCU juga. Setidaknya itu yang saya rasakan.

 

Kelas 2

Dance, Sabtu, 11 pagi

Bagaimana perasaan anda sebelum mengikuti kelas:

Rasanya tidak ingin diganggu. Setelah mandi saya bicara kepada diri saya “Kamu mungkin yang terburuk tapi mungkin juga tidak.. gym hanya 20 detik jalan kaki, kalau kamu tidak pergi hari ini, berarti malasnya kamu luar biasa… kamu sudah bilang ke orang-orang dan mereka pasti akan bertanya… apakah anda tidak suka, apakah anda tidak akan pergi ke gym lagi…”. Di gym saya melihat seorang cowok keren yang pernah saya temui di Boston sedang berbicara dengan gadis kecil di depan studio, dan saat pintu terbuka dia bilang “OK! Let`s dance!” dan saya panik dan sejenak berpikir dialah Instrukturnya, ternyata dia menari bersama gadis kecilnya. Lalu, saya berdiri di baris paling belakang dan berharap tidak akan terlihat, tapi dengan bodohnya saya mengangkat tangan waktu Instruktur bertanya “Ada yang baru pertama kali?”- Saya kira bukan saya saja yang merasa sangat malu karena menarik perhatian orang.

Bagaimana perasaan anda selama latihan berlangsung:

Yang mengejutkan adalah stamina saya cukup baik, meskipun koordinasi gerakan saya buruk dan saat semua orang putar ke kanan saya putar ke kiri (bukan hal yang mengejutkan). Saya menikmati rutinnya selama 5 menit, karena kalau saya payah banget, pasti selesai dengan cepat dan saya bisa memulainya lagi. Saya meneriakkan “HEY!” bersama-sama dengan member lainnya di akhir latihan.

Kesan tentang Instrukturnya:

Gadis Amerika Selatan tinggi langsing sekitar enam kaki. Penuh semangat, ceria, yang sadar bahwa tidak semua isi kelasnya adalah orang yang paling fit di muka bumi namun dia tetap bisa ceria dan bersemangat mengajar. Mengingatkan kita untuk bisa nyaman dengan diri kita sendiri, tetap terhidrasi, agar menjaga semangat tetap tinggi dengan sesekali terlihat lucu.

Bagaimana perasaan anda setelah mengikuti kelas:

I’m actually looking forward to the next class and liked getting my heart rate up (it’s been a while). How it affects your mood: I was in a good mood after class and felt like I’d been productive for an hour before 12pm. That rarely happens (the feeling of being productive before 12pm, not the good mood).

Dapat teman baru di kelas:

Saya tidak ngobrol selama latihan. Ada 35 orang di kelas, semua perempuan dua laki-laki. Umur antara 8-70 tahun.

Apa yang anda takutkan dari latihan ini:

Awalnya, saya takut terlihat seperti orang idiot. Lalu saya putuskan untuk cuek saja dan melakukannya. Setelah kelas selesai , saya tidak takut untuk melakukannya lagi nanti. Semua fokus dengan latihan dan tidak ada yang peduli dengan anda selama latihan berlangsung.

Jika anda merasa pegal setelahnya:

Bukan “kalau” lagi. Badan saya sakit-sakit satu jam setelahnya dan rasanya sulit sekali mengangkat piring keesokan harinya (saya pelayan di restoran Boston).

Seberapa besar anda termotivasi untuk melakukannya:

Sebenarnya saya tidak sabar menanti kelas selanjutnya dan jantung saya berdetak lebih cepat (sudah lama tidak begini)

Seperti apa dampak latihan ini bagi suasana hati anda:

Saya merasa gembira setelah latihan dan merasa sangat produktif di bawah jam 12 siang selama satu jam itu. Ini jarang terjadi.

Gym adalah tempat yang asing bagi saya, tapi senang rasanya, saya tidak merasa asing di sini

 

Kelas 3

Dance, Sabtu, 11 pagi

How you felt before the class:

Ohhh I actually want to go! Only had six-and-a-half hours of sleep as I worked the night before, but when my alarm went off I didn’t turn it off. Proud of that.

Bagaimana perasaan anda sebelum mengikuti kelas:

Ohh, sebenarnya saya ingin pergi saja (tidak jadi mengikuti latihan)! Saya cuma tidur 6.5 jam setelah bekerja malam sebelumnya, tapi ketika alarm saya berbunyi saya tidak mematikannya. Saya bangga pada diri saya.

Bagaimana perasaan anda selama latihan berlangsung:

Kok bisa saya lebih buruk daripada minggu sebelumnya? Koreonya sama tapi koordinasi gerakan saya lebih jelek minggu ini. Mungkin karena saya berada di barisan belakang yang jauh jadi saya tidak bisa melihat Instruktur dengan jelas… Saya coba nyontek orang di sebelah saya, tapi tidak membantu sama sekali jika dia, wanita Tionghoa separuh baya itu, melakukannya dengan sesuka hati. Saya bukan yang terburuk di kelas: ada seorang gadis di belakang saya yang tidak bisa sama sekali.

Menuju akhir track, rasanya otot bahu kanan saya ketarik (mungkin gara-gara saya mencoba membetulkan koordinasi gerakan saya selama sejam terakhir) dan lutut juga pergelangan kaki saya sakit, bagaimana tidak, saya memakai sepatu olahraga berumur 10 tahun yang sudah tidak ada sol karetnya lagi.

Bagaimana perasaan anda setelah mengikuti latihan:

Badan saya serta merta sakit semua. Jalan kaki sejauh 2 mil untuk membeli sepatu olahraga baru dan pakaian olahraga baru. Mengingat selama ini, saya tidak pernah mengunjungi toko olahraga untuk membeli pakaian olahraga. Siapa saya?

Dapat teman baru di kelas:

Saya tidak ngobrol selama latihan berlangsung. Bagaimana kami sempat saling berkenalan? Kapan kami sempat ngobrol? Jika badan anda terasa sakit setelah latihan: Pastinya. Dalam hitungan menit. Selama 30 menit saya berendam di air panas di malam harinya dan tidak sakit lagi keesokan harinya.

Pengaruh olahraga terhadap tidur, selera makan, tingkat energi anda: Tidur malam saya nyenyak, selera makan saya sepertinya masih sama, energi saya meningkat sedikit.

Reaksi orang-orang waktu anda menceritakan kebiasaan baru anda:

Teman saya waktu di flat yang lama bilang “Saya sangat bangga kepada kamu! Kamu menginspirasi saya, saya akan berlatih yoga hari Kamis dan mendaftar Krav Maga minggu ini”. Dua orang sudah yang mengatakan saya menginspirasi mereka untuk pergi ke gym. Ibu saya pasti akan bangga.

Seberapa besar anda termotivasi untuk melakukannya:

Selama dua minggu berturut-turut saya sudah berlatih di kelas ini dan minggu depan juga rencananya begitu. Semoga setiap Sabtu pagi saya bisa libur terus jadi saya bisa rutin melakukannya.

 

Kelas 4

BollyX, Dance, Senin, 10 pagi

Bagaimana perasaan anda sebelum mengikuti kelas:

Jadi sebenarnya saya sudah pasang alarm jam 8 pagi untuk ikut kelas yoga jam 9 pagi, tapi ketika terbangun saya tidak bisa bangkit. Punggung saya sakit dan rasanya tidak ingin berlatih yoga. Saya minum kopi. Memandang jam 9 berlalu dan merasa bersalah karena tidak beranjak sesuai rencana.

Tapi tunggu! Ada kelas BollyX jam 10 pagi! Apakah saya mau melakukannya pagi ini? Mungkin saja kelas ini menyenangkan dan apalagi bisa kembali di rumah jam 11 pastinya asik… Saya suka menonton Bollywood dance di acara So You Think You Can Dance, mereka selalu tampak gembira… OK YA! Mari kita berangkat!

Bagaimana perasaan anda selama latihan berlangsung:

Semua pesertanya wanita dari berbagai umur, termasuk beberapa orang yang berusia 60-an. Tidak terlihat seperti kumpulan BollyX. Lalu seorang perempuan yang sedang hamil besar masuk ruangan dan berteriak: “Selamat pagi semua! Ini kelas DANCE!”

Apa? Saya tidak salah lihat jadwal kan? Tidak, tidak kok… Saya sudah mengeceknya sebelum berangkat tadi. Saya tidak mau Dance lagi! Bisa nggak saya pergi saja? Tidak, tidak boleh. Saya berdiri di belakang agak jauh dan semua orang akan melihat ke arah saya lagi. Ok, lakukan saja! Saya tidak peduli. Padahal yang saya nanti-nantikan adalah BollyX.

Kesan anda tentang Instruktur:

Wanita yang manis berenergi besar, meskipun sedang hamil tua. Sangat ramah dan setiap kali saya berhasil melakukan gerakan, dia menyemangati saya dengan anggukan kepalanya, padahal itu membuat saya jadi malu karena itu artinya dia sudah memperhatikan saya yang gerakannya berantakan.

Dampak terhadap kinerja di tempat kerja dan tempat belajar:

Ada hari libur, tapi tugas sekolah lumayan banyak dan saya sebenarnya sangat produktif. Otak saya jadi lebih segar dan saya mempunyai banyak ide-ide kreatif untuk persiapan rencana belajar saya.

Instrukturnya keren!” Dia faham apa yang dilakukannya, dan jelas sekali dia mencintai apa yang dia kerjakan, dan sangat menghargai para membernya.

 

Kelas 5

Pilates, Rabu, 9 pagi

Bagaimana perasaan anda sebelum mengikuti kelas: :

Sejak kapan saya menjadi orang yang menyetel alarmnya jam 8 pagi agar bisa pergi ke gym? Saya tidur 8 jam dan tidak perlu ditambah lagi sebenarnya, jadi saya harus segera bangun dan berangkat. Saya selalu suka Pilates dan saya pikir berlatih Pilates di waktu pagi adalah hal yang baik untuk mengawali hari dan dapat memberikan saya energi.

Bagaimana perasaan anda selama kelas berlangsung:

Saya sudah lupa betapa saya suka Pilates, dan betapa bagusnya latihan ini untuk menguatkan otot serta membentuknya. INI adalah kelas yang akan memperbaiki masalah di punggung dan bahu saya dan membentuk perut saya. Tak terasa waktu cepat sekali berlalu tanpa saya melihat jam dan saya kecewa kelasnya sudah selesai! Padahal saya baru saja menikmatinya!

Bagaimana perasaan anda setelah mengikuti latihan:

Saya merasa badan saya menjadi lebih tinggi. Lebih bertenaga. Yang anda takutkan dari latihan ini: Tidak ada yang saya takutkan dari latihan ini. Itulah indahnya Pilates. Semua orang bisa melakukannya. Kesan anda tentang Instruktur: Suaranya tenang dan lembut, ritme gerakan yang tepat, memberikan opsi gerakan untuk beberapa level, pastinya memiliki otot core yang sangat kuat.

Jika badan anda terasa sakit sesudahnya:

Badan saya terasa sakit sedikit keesokan harinya tapi punggung saya terasa jauh lebih nyaman rasanya, saya sangat terkejut!

 

Kelas 6

Yoga dengan beban, 11 pagi

Bagaimana perasaan anda selama latihan berlangsung:

Ternyata Yoga dengan Beban cukup berat juga, dengan iringan music yang memompa semangat dan latihan yang membakar bokong dan paha saya selama 10 menit.

Bagaimana perasaan anda setelah latihan:

Saya sangat menikmati kelas ini! Badan saya cukup fleksibel jadi saya termasuk yang lumayanlah. Meskipun begitu, badan saya sakit sekali keesokan harinya (dan hari sesudahnya). Ini mengingatkan saya saat pertama kali kembali ke gym setelah 8 tahun absen, tapi kali ini saya tidak terlalu memikirkan rasa sakitnya. Ini mungkin merupakan kelas favorit yang pernah saya lakukan, dan saya ingin manjadikannya sebagai sebuah rutinitas.

Dapat teman baru di kelas:

Seharusnya anda sudah tahu, saya tidak berbicara selama latihan 😉

Kesan anda tentang Instruktur:

Instrukturnya keren!” Dia faham apa yang dilakukannya, dan jelas sekali dia mencintai apa yang dia kerjakan, dan sangat menghargai para membernya.

Jika badan anda merasa sakit setelahnya:

Hmm, ya, ya. Hampir seluruh badan.

Seberapa besar anda termotivasi untuk melakukannya:

Saya suka kelas ini dan akan berlatih tiap minggu kalau tidak bentrok dengan kelas thesis (bahkan saya bilang ke tutornya, saya suka latihan ini!).

Apa yang anda sukai dan apa yang mengejutkan anda:

Tidak disangka saya sangat suka kelas yoga energetic ini. Saya sangat suka latihan yoga yang biasa karena menenangkan dan membantu saya fokus, jadi saya senang sekali menemukan latihan yoga seperti ini dan faham bagaimana ia membangun kekuatan di badan saya.

12 BULAN….

Setelah hampir setahun berlatih di gym, saya faham bahwa latihan dapat memperbaiki suasana hati saya (terutama di saat saya merasa sedih atau khawatir) dan sangat memberikan manfaat bagi punggung saya, itulah alasan saya untuk tetap meneruskan keanggotaan saya di gym

Terima kasih Instruktur, untuk tenaga dan motivasinya!

Berasal dari Inggris, Alana Shortt sekarang tinggal di Boston, Amerika Serikat, bekerja sebagai guru sekolah menengah. Dia berlatih di gym tiga kali seminggu.